Merdunya Quran Surat An Naziat dilantunkan oleh Nurkhoiriyah Paputungan
Surat An-Nazi'at ayat 1 surah An-Naazi'aat verse 1 :
Demi (malaikat) yang mencabut (nyawa) dengan keras.
Surat An-Nazi'at ayat 2 surah An-Naazi'aat verse 2 :
Demi (malaikat) yang mencabut (nyawa) dengan lemah lembut.
Surat An-Nazi'at ayat 3 surah An-Naazi'aat verse 3 :
Demi (malaikat) yang turun dari langit dengan cepat,
Surat An-Nazi'at ayat 4 surah An-Naazi'aat verse 4 :
dan (malaikat) yang mendahului dengan kencang,
Surat An-Nazi'at ayat 5 surah An-Naazi'aat verse 5 :
dan (malaikat) yang mengatur urusan (dunia).
Surat An-Nazi'at ayat 6 surah An-Naazi'aat verse 6 :
(Sungguh, kamu akan dibangkitkan) pada hari ketika tiupan
pertama mengguncangkan alam,
pertama mengguncangkan alam,
Surat An-Nazi'at ayat 7 surah An-Naazi'aat verse 7 :
(tiupan pertama) itu diiringi oleh tiupan kedua.
Surat An-Nazi'at ayat 8 surah An-Naazi'aat verse 8 :
Hati manusia pada waktu itu merasa sangat takut,
Surat An-Nazi'at ayat 9 surah An-Naazi'aat verse 9 :
pandangannya tunduk.
Surat An-Nazi'at ayat 10 surah An-Naazi'aat verse 10 :
(Orang-orang kafir) berkata, “Apakah kita benar-benar akan
dikembalikan kepada kehidupan yang semula?
dikembalikan kepada kehidupan yang semula?
Surat An-Nazi'at ayat 11 surah An-Naazi'aat verse 11 :
Apakah (akan dibangkitkan juga) apabila kita telah menjadi
tulang belulang yang hancur?”
tulang belulang yang hancur?”
Surat An-Nazi'at ayat 12 surah An-Naazi'aat verse 12 :
Mereka berkata, “Kalau demikian, itu adalah suatu
pengembalian yang merugikan.”
pengembalian yang merugikan.”
Surat An-Nazi'at ayat 13 urah An-Naazi'aat verse 13 :
Maka pengembalian itu hanyalah dengan sekali tiupan saja.
Surat An-Nazi'at ayat 14 surah An-Naazi'aat verse 14 :
Maka seketika itu mereka hidup kembali di bumi (yang baru).
Surat An-Nazi'at ayat 15 surah An-Naazi'aat verse 15 :
Sudahkah sampai kepadamu (Muhammad) kisah Musa?
Surat An-Nazi'at ayat 16 surah An-Naazi'aat verse 16 :
Ketika Tuhan memanggilnya (Musa) di lembah suci yaitu Lembah
Tuwa;
Tuwa;
Surat An-Nazi'at ayat 17 surah An-Naazi'aat verse 17 :
pergilah engkau kepada Fir‘aun! Sesungguhnya dia telah
melampaui batas,
melampaui batas,
Surat An-Nazi'at ayat 18 surah An-Naazi'aat verse 18 :
Maka katakanlah (kepada Fir‘aun), “Adakah keinginanmu untuk
membersihkan diri (dari kesesatan),
membersihkan diri (dari kesesatan),
Surat An-Nazi'at ayat 19 surah An-Naazi'aat verse 19 :
dan engkau akan kupimpin ke jalan Tuhanmu agar engkau takut
kepada-Nya?”
kepada-Nya?”
Surat An-Nazi'at ayat 20 surah An-Naazi'aat verse 20 :
Lalu (Musa) memperlihatkan kepadanya mukjizat yang besar.
Surat An-Nazi'at ayat 21 surah An-Naazi'aat verse 21 :
Tetapi dia (Fir‘aun) mendustakan dan mendurhakai.
Surat An-Nazi'at ayat 22 surah An-Naazi'aat verse 22 :
Kemudian dia berpaling seraya berusaha menantang (Musa).
Surat An-Nazi'at ayat 23 surah An-Naazi'aat verse 23 :
Kemudian dia mengumpulkan (pembesar-pembesarnya) lalu
berseru (memanggil kaumnya).
berseru (memanggil kaumnya).
Surat An-Nazi'at ayat 24 surah An-Naazi'aat verse 24 :
(Seraya) berkata, “Akulah tuhanmu yang paling tinggi.”
Surat An-Nazi'at ayat 25 surah An-Naazi'aat verse 25 :
Maka Allah menghukumnya dengan azab di akhirat dan siksaan
di dunia.
di dunia.
Surat An-Nazi'at ayat 26 surah An-Naazi'aat verse 26 :
Sungguh, pada yang demikian itu terdapat pelajaran bagi
orang yang takut (kepada Allah).
orang yang takut (kepada Allah).
Surat An-Nazi'at ayat 27 surah An-Naazi'aat verse 27 :
Apakah penciptaan kamu yang lebih hebat ataukah langit yang
telah dibangun-Nya?
telah dibangun-Nya?
Surat An-Nazi'at ayat 28 surah An-Naazi'aat verse 28 :
Dia telah meninggikan bangunannya lalu menyempurnakannya,
Surat An-Nazi'at ayat 29 surah An-Naazi'aat verse 29 :
dan Dia menjadikan malamnya (gelap gulita), dan menjadikan
siangnya (terang benderang).
siangnya (terang benderang).
Surat An-Nazi'at ayat 30 surah An-Naazi'aat verse 30 :
Dan setelah itu bumi Dia hamparkan.
Surat An-Nazi'at ayat 31 surah An-Naazi'aat verse 31 :
Darinya Dia pancarkan mata air, dan (ditumbuhkan)
tumbuh-tumbuhannya.
tumbuh-tumbuhannya.
Surat An-Nazi'at ayat 32 surah An-Naazi'aat verse 32 :
Dan gunung-gunung Dia pancangkan dengan teguh.
Surat An-Nazi'at ayat 33 surah An-Naazi'aat verse 33 :
(Semua itu) untuk kesenanganmu dan untuk hewan-hewan
ternakmu.
ternakmu.
Surat An-Nazi'at ayat 34 surah An-Naazi'aat verse 34 :
Maka apabila malapetaka besar (hari Kiamat) telah datang,
Surat An-Nazi'at ayat 35 surah An-Naazi'aat verse 35 :
yaitu pada hari (ketika) manusia teringat akan apa yang
telah dikerjakannya,
telah dikerjakannya,
Surat An-Nazi'at ayat 36 surah An-Naazi'aat verse 36 :
dan neraka diperlihatkan dengan jelas kepada setiap orang
yang melihat.
yang melihat.
Surat An-Nazi'at ayat 37 surah An-Naazi'aat verse 37 :
Maka adapun orang yang melampaui batas,
Surat An-Nazi'at ayat 38 surah An-Naazi'aat verse 38 :
dan lebih mengutamakan kehidupan dunia,
Surat An-Nazi'at ayat 39 surah An-Naazi'aat verse 39 :
maka sungguh, nerakalah tempat tinggalnya.
Surat An-Nazi'at ayat 40 surah An-Naazi'aat verse 40 :
Dan adapun orang-orang yang takut kepada kebesaran Tuhannya
dan menahan diri dari (keinginan) hawa nafsunya,
dan menahan diri dari (keinginan) hawa nafsunya,
Surat An-Nazi'at ayat 41 surah An-Naazi'aat verse 41 :
maka sungguh, surgalah tempat tinggal(nya).
Surat An-Nazi'at ayat 42 surah An-Naazi'aat verse 42 :
Mereka (orang-orang kafir) bertanya kepadamu (Muhammad)
tentang hari Kiamat, “Kapankah terjadinya?”
tentang hari Kiamat, “Kapankah terjadinya?”
Surat An-Nazi'at ayat 43 surah An-Naazi'aat verse 43 :
Untuk apa engkau perlu menyebutkannya (waktunya)?
Surat An-Nazi'at ayat 44 surah An-Naazi'aat verse 44 :
Kepada Tuhanmulah (dikembalikan) kesudahannya (ketentuan
waktunya).
waktunya).
Surat An-Nazi'at ayat 45 surah An-Naazi'aat verse 45 :
Engkau (Muhammad) hanyalah pemberi peringatan bagi siapa
yang takut kepadanya (hari Kiamat).
yang takut kepadanya (hari Kiamat).
Surat An-Nazi'at ayat 46 surah An-Naazi'aat verse 46 :
Pada hari ketika mereka melihat hari Kiamat itu (karena
suasananya hebat), mereka merasa seakan-akan hanya (sebentar saja) tinggal (di
dunia) pada waktu sore atau pagi hari.
suasananya hebat), mereka merasa seakan-akan hanya (sebentar saja) tinggal (di
dunia) pada waktu sore atau pagi hari.
Komentar
Posting Komentar