Indahnya Surat Al Baqarah ayat 62 - 71 di lantunkan oleh Nayla Syifa Pap...
Surat Al Baqarah ayat 62 surah Al-Baqarah verse 62 :
Sesungguhnya orang-orang yang beriman, orang-orang Yahudi, orang-orang Nasrani dan orang-orang sabi'in, siapa saja (di antara mereka) yang beriman kepada Allah dan hari akhir, dan melakukan kebajikan, mereka mendapat pahala dari Tuhannya, tidak ada rasa takut pada mereka, dan mereka tidak bersedih hati.
Indeed, those who believed and those who were Jews or Christians or Sabeans [before Prophet Muhammad] - those [among them] who believed in Allah and the Last Day and did righteousness - will have their reward with their Lord, and no fear will there be concerning them, nor will they grieve.
اِنَّ الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَالَّذِيْنَ هَادُوْا وَالنَّصٰرٰى وَالصَّابِــِٕيْنَ مَنْ اٰمَنَ بِاللّٰهِ وَالْيَوْمِ الْاٰخِرِ وَعَمِلَ صَالِحًا فَلَهُمْ اَجْرُهُمْ عِنْدَ رَبِّهِمْۚ وَلَا خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلَا هُمْ يَحْزَنُوْنَ - ٦٢
Surat Al Baqarah ayat 63 surah Al-Baqarah verse 63 :
Dan (ingatlah) ketika Kami mengambil janji kamu dan Kami angkat gunung (Sinai) di atasmu (seraya berfirman), “Pegang teguhlah apa yang telah Kami berikan kepadamu dan ingatlah apa yang ada di dalamnya, agar kamu bertakwa.”
And [recall] when We took your covenant, [O Children of Israel, to abide by the Torah] and We raised over you the mount, [saying], "Take what We have given you with determination and remember what is in it that perhaps you may become righteous."
وَاِذْ اَخَذْنَا مِيْثَاقَكُمْ وَرَفَعْنَا فَوْقَكُمُ الطُّوْرَۗ خُذُوْا مَآ اٰتَيْنٰكُمْ بِقُوَّةٍ وَّاذْكُرُوْا مَا فِيْهِ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُوْنَ - ٦٣
Surat Al Baqarah ayat 64 surah Al-Baqarah verse 64 :
Kemudian setelah itu kamu berpaling. Maka sekiranya bukan karena karunia Allah dan rahmat-Nya kepadamu, pasti kamu termasuk orang yang rugi.
Then you turned away after that. And if not for the favor of Allah upon you and His mercy, you would have been among the losers.
ثُمَّ تَوَلَّيْتُمْ مِّنْۢ بَعْدِ ذٰلِكَ فَلَوْلَا فَضْلُ اللّٰهِ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَتُهٗ لَكُنْتُمْ مِّنَ الْخٰسِرِيْنَ - ٦٤
Surat Al Baqarah ayat 65 surah Al-Baqarah verse 65 :
Dan sungguh, kamu telah mengetahui orang-orang yang melakukan pelanggaran di antara kamu pada hari Sabat, lalu Kami katakan kepada mereka, “Jadilah kamu kera yang hina!”
And you had already known about those who transgressed among you concerning the sabbath, and We said to them, "Be apes, despised."
وَلَقَدْ عَلِمْتُمُ الَّذِيْنَ اعْتَدَوْا مِنْكُمْ فِى السَّبْتِ فَقُلْنَا لَهُمْ كُوْنُوْا قِرَدَةً خَاسِـِٕيْنَ - ٦٥
Surat Al Baqarah ayat 66 surah Al-Baqarah verse 66 :
Maka Kami jadikan (yang demikian) itu peringatan bagi orang-orang pada masa itu dan bagi mereka yang datang kemudian, serta menjadi pelajaran bagi orang-orang yang bertakwa.
And We made it a deterrent punishment for those who were present and those who succeeded [them] and a lesson for those who fear Allah .
Surat Al Baqarah ayat 67 surah Al-Baqarah verse 67 :
Dan (ingatlah) ketika Musa berkata kepada kaumnya, “Allah memerintahkan kamu agar menyembelih seekor sapi betina.” Mereka bertanya, “Apakah engkau akan menjadikan kami sebagai ejekan?” Dia (Musa) menjawab, “Aku berlindung kepada Allah agar tidak termasuk orang-orang yang bodoh.”
And [recall] when Moses said to his people, "Indeed, Allah commands you to slaughter a cow." They said, "Do you take us in ridicule?" He said, "I seek refuge in Allah from being among the ignorant."
Surat Al Baqarah ayat 68 surah Al-Baqarah verse 68 :
Mereka berkata, “Mohonkanlah kepada Tuhanmu untuk kami agar Dia menjelaskan kepada kami tentang (sapi betina) itu.” Dia (Musa) menjawab, “Dia (Allah) berfirman, bahwa sapi betina itu tidak tua dan tidak muda, (tetapi) pertengahan antara itu. Maka kerjakanlah apa yang diperintahkan kepadamu.”
They said, "Call upon your Lord to make clear to us what it is." [Moses] said, "[ Allah ] says, 'It is a cow which is neither old nor virgin, but median between that,' so do what you are commanded."
Surat Al Baqarah ayat 69 surah Al-Baqarah verse 69 :
Mereka berkata, “Mohonkanlah kepada Tuhanmu untuk kami agar Dia menjelaskan kepada kami apa warnanya.” Dia (Musa) menjawab, “Dia (Allah) berfirman, bahwa (sapi) itu adalah sapi betina yang kuning tua warnanya, yang menyenangkan orang-orang yang memandang(nya).”
They said, "Call upon your Lord to show us what is her color." He said, "He says, 'It is a yellow cow, bright in color - pleasing to the observers.' "
Surat Al Baqarah ayat 70 surah Al-Baqarah verse 70 :
Mereka berkata, “Mohonkanlah kepada Tuhanmu untuk kami agar Dia menjelaskan kepada kami tentang (sapi betina) itu. (Karena) sesungguhnya sapi itu belum jelas bagi kami, dan jika Allah menghendaki, niscaya kami mendapat petunjuk.”
They said, "Call upon your Lord to make clear to us what it is. Indeed, [all] cows look alike to us. And indeed we, if Allah wills, will be guided."
Surat Al Baqarah ayat 71 surah Al-Baqarah verse 71 :
Dia (Musa) menjawab, “Dia (Allah) berfirman, (sapi) itu adalah sapi betina yang belum pernah dipakai untuk membajak tanah dan tidak (pula) untuk mengairi tanaman, sehat, dan tanpa belang.” Mereka berkata, “Sekarang barulah engkau menerangkan (hal) yang sebenarnya.” Lalu mereka menyembelihnya, dan nyaris mereka tidak melaksanakan (perintah) itu.
He said, "He says, 'It is a cow neither trained to plow the earth nor to irrigate the field, one free from fault with no spot upon her.' " They said, "Now you have come with the truth." So they slaughtered her, but they could hardly do it.
=======================================
Surat Al Baqarah ayat 62 surah Al-Baqarah verse 62 :
Ayat ini menunjukkan betapa Allah Maha Pengampun lagi Maha Pemberi
rahmat bagi semua manusia, karena sesungguhnya orang-orang yang beriman, yaitu
umat Nabi Muhammad, orang-orang Yahudi yang merupakan umat Nabi Musa,
orang-orang Nasrani yang merupakan umat Nabi Isa, dan orang-orang Sabi'in,
yaitu umat sebelum Nabi Muhammad yang mengetahui adanya Tuhan Yang Maha Esa dan
mempercayai adanya pengaruh bintang-bintang, tentunya siapa saja di antara
mereka yang beriman kepada Allah dan hari Akhir dengan sebenarbenar iman
sebelum diutusnya Nabi Muhammad , dan selalu melakukan kebajikan yang
memberikan manfaat bagi yang lainnya, mereka pasti akan mendapat pahala dari
Tuhannya berupa surga, selain itu tidak ada rasa takut pada mereka dalam
menghadapi kehidupan di dunia maupun akhirat, dan mereka tidak pula bersedih
hati ketika menghadapi beragam cobaan.
This verse shows how Allah is Forgiving, Most Gracious for all human
beings, for indeed those who believe, namely the people of the Prophet
Muhammad, the Jews who are the people of Moses, Christians who are the people
of Jesus, and people the Sabi'in, the people before the Prophet Muhammad who
knew the existence of God Almighty and believed in the influence of the stars,
of course anyone among those who believed in Allah and the End Times with true
faith before the Prophet Muhammad was sent, and always did benevolence that
benefits others, they will surely get the reward from their Lord in the form of
heaven, besides that there is no fear of them in facing life in this world or
the hereafter, and they are not saddened when facing various trials.
Surat Al Baqarah ayat 63 surah Al-Baqarah verse 63 :
Pada ayat yang lalu dijelaskan tentang pahala bagi orang yang beriman.
Selanjutnya pada ayat-ayat ini diterangkan tentang pelanggaran Bani Israil
terhadap perjanjian yang diikrarkan dengan Tuhan. Karena itu, dalam kaitan
dengan sikap dan keingkaran ini, ingatlah ketika Kami mengambil janji kamu
dengan perantaraan Nabi Musa agar kamu semua melaksanakan tuntunan syariat yang
terdapat dalam Taurat, dan Kami angkat gunung Sinai sejalan dengan kekuasaan
Kami, atau Kami goncangkan gunung itu sehingga seperti akan terangkat di atasmu
seraya berfirman, "Pegang teguhlah apa yang telah Kami berikan kepadamu
dengan kesungguhan yang sebenarnya dan ingatlah apa yang ada di dalamnya, yakni
dalam Taurat yang merupakan petunjuk bagi kehidupanmu. Yang sedemikian ini agar
kamu bertakwa, dengan selalu melaksanakan semua perintah-Nya dan menjauhi
larangan-Nya."
In the previous verse the reward for believers is explained.
Furthermore, in these verses explained about the violation of the Children of
Israel against the agreement pledged with God. Therefore, in connection with
this attitude and contradiction, remember when We took your promise with the
mediation of the Prophet Moses so that you all carry out the guidance of the
Shari'a contained in the Torah, and we lift Mount Sinai in line with our authority,
or we shake the mountain so as it will raised above you while saying,
"Hold fast to what we have given you with true sincerity and remember what
is in it, namely in the Torah which is a guide for your life. This is so that
you fear, by always carrying out all his commandments and stay away from His
prohibitions. "
Surat Al Baqarah ayat 64 surah Al-Baqarah verse 64 :
Pada awalnya kamu, Bani Israil, taat dengan ajakan Allah melalui Nabi
Musa ini, namun kemudian setelah itu, yaitu pada saat kamu semua tidak lagi
merasakan murka-Nya, kamu berpaling dan tidak lagi menaati ajaran ini. Maka
sekiranya bukan karena karunia Allah berupa anugerah yang lebih dari semestinya
dan bukan pula karena rahmat-Nya kepadamu dengan selalu membuka pintu tobat,
pasti kamu akan langsung diazab karena keingkaran yang kamu perbuat. Bila ini
terjadi, sudah pasti kamu semua termasuk orang yang rugi di dunia maupun di
akhirat.
At first you, the Children of Israel, obeyed Allah's invitation
through the Prophet Moses, but then after that, when you all no longer felt His
wrath, you turned away and no longer obeyed this teaching. So if it is not
because of God's gift in the form of a gift that is more than it should be and
not because of His grace to you by always opening the door to repentance,
surely you will be punished immediately because of the negligence that you do.
If this happens, surely you are all including people who lose in the world and
the hereafter.
Surat Al Baqarah ayat 65 surah Al-Baqarah verse 65 :
Ayat ini menjelaskan tentang sikap dan keingkaran Bani Israil. Sejalan
dengan hal itu, Allah menegur dan memurkai mereka. Sungguh, kamu, wahai Bani Israil,
telah mengetahui hukuman yang diterima oleh orang-orang yang melakukan
pelanggaran di antara kamu dengan tetap mencari ikan pada hari Sabat, yakni
hari Sabtu, hari khusus untuk beribadah bagi orang Yahudi, padahal kamu semua
sudah sepakat untuk menjadikannya sebagai hari ibadah dan tidak melakukan
pekerjaan lain. Karena itu lalu Kami katakan kepada mereka, "Jadilah kamu
kera yang hina." Pada saat itu berubahlah fisik dan atau sikap mereka
seperti kera.
This verse explains the attitude and disbelief of the Children of
Israel. In line with that, God rebukes and wrath them. Truly, you, O Children
of Israel, know the punishment received by those who violate among you by
continuing to fish on the Sabbath, which is Saturday, a special day for
worshiping for Jews, even though all of you have agreed to make it as a day of
worship and not doing other work. So then we said to them, "Be a lowly
ape." At that time their physical and / or attitudes change like apes.
Surat Al Baqarah ayat 66 surah Al-Baqarah verse 66 :
Selanjutnya, untuk menimbulkan efek jera, maka Kami jadikan yang
demikian itu, yaitu hukuman atau kutukan menjadi kera, sebagai peringatan bagi
orang-orang pada masa itu, yaitu orang-orang Yahudi, dan bagi mereka yang
datang kemudian, termasuk juga umat Nabi Muhammad, serta secara khusus menjadi
pelajaran penting dan mesti diperhatikan bagi orang-orang yang bertakwa.
Furthermore, in order to have a deterrent effect, then We make such
things, namely punishment or curse into apes, as a warning to people at that
time, namely Jews, and for those who came later, including the people of the
Prophet Muhammad, and in particular is an important lesson and must be
considered for those who fear Allah.
Surat Al Baqarah ayat 67 surah Al-Baqarah verse 67 :
Pada ayat-ayat yang lalu dijelaskan tentang keingkaran Bani Israil
terhadap perintah Allah, sedang pada ayat-ayat berikut diterangkan keingkaran
mereka terhadap perintah Nabi Musa. Dan ingatlah ketika Musa berkata kepada
kaumnya yang meminta agar ia memohon pada Tuhan agar memberi solusi dari
masalah pembunuhan di kalangan mereka, "Allah memerintahkan kamu agar
menyembelih seekor sapi betina", yang dimaksudkan agar mereka menghapus
sisa syirik karena pernah menyembah anak sapi dan siap kembali pada akidah yang
benar. Perintah ini dinilai sebagai bentuk ketidakseriusan Musa, karena itu
mereka bertanya," Apakah engkau akan menjadikan kami sebagai ejekan?
"Pertanyaan ini sungguh tidak pada tempatnya, karena mereka tahu sifat
Musa yang tidak pernah main-main. Dengan sikap prihatin, dia, Musa, menjawab,
"Aku berlindung kepada Allah agar tidak termasuk orang-orang yang bodoh
yang sering menjadikan ajaran agama sebagai permainan."
In the previous verses explained about the denial of the Children of
Israel against the command of Allah, while in the following verses explained
their denial of the command of Moses. And remember when Moses said to his
people who asked him to ask God to provide a solution to the problem of killing
among them, "God commanded you to slaughter a female cow", which is
intended to remove the remaining shirk because they once worshiped a calf and
are ready to return to the right faith. This order was considered as a form of
Moses' seriousness, so they asked, "Are you going to make us a
mockery?" This question is really out of place, because they know the
nature of Moses who never played games. With concern, he, Musa, replied,
"I take refuge in Allah so as not to include fools who often make
religious teachings a game."
Surat Al Baqarah ayat 68 surah Al-Baqarah verse 68 :
Syarat untuk mengungkap pembunuhan hanya dengan menyembelih seekor
sapi. Akan tetapi, orang Yahudi justru mempersulit diri dengan mengajukan
beragam pertanyaan. Hal ini diawali ketika mereka berkata," Mohonkanlah
kepada Tuhanmu (ungkapan ini mengisyaratkan pada Tuhan itu hanya Tuhan Musa,
bukan Tuhan mereka) untuk kami agar Dia menjelaskan kepada kami tentang sapi betina
itu, apakah sapi itu masih muda atau yang tua." Mendengar pertanyaan ini,
dia, Musa, menjawab, "Dia berfirman bahwa sapi betina itu tidak tua dan
tidak muda, tetapi pertengahan antara itu. Setelah penjelasan ini, maka
kerjakanlah apa yang diperintahkan kepadamu." Tetapi tampaknya mereka
masih tidak puas, dan kemudian mengajukan pertanyaan lain, yaitu seperti yang
diungkapkan pada ayat berikutnya.
The only requirement for exposing a murder is
to slaughter a cow. However, the Jews actually made it difficult by asking
various questions. This began when they said, "Ask your Lord (this
expression implies God is only Lord Moses, not their God) for us so that He
explained to us about the female cow, whether the cow is still young or
old." Hearing this question, he, Musa, replied, "He said that the
female cow is not old and not young, but is halfway between it. After this
explanation, then do what you are told." But it seems that they are still
not satisfied, and then ask another question, which is revealed in the next
verse.
Surat Al Baqarah ayat 69 surah Al-Baqarah verse 69 :
Setelah dijawab, mereka mengajukan pertanyaan lain yang berkaitan
dengan warna sapi dengan berkata, "Mohonkanlah kepada Tuhanmu untuk kami
agar Dia menjelaskan kepada kami apa warnanya." Dengan gemas dia, Musa,
menjawab, Dia berfirman bahwa sapi itu adalah sapi betina yang kuning tua
warnanya-padahal warna ini sangat sulit ditemukan-dan sapi itu mesti yang
menyenangkan orang-orang yang memandang-nya". Penjelasan ini sebenarnya
semakin menyulitkan mereka, tetapi mereka belum juga puas dengan keterangan
tersebut, dan masih mengajukan pertanyaan lain, seperti yang diungkap pada ayat
berikutnya.
After being answered, they asked another question related to the color of the cow by saying, "Ask your Lord for us so that He explains to us what color it is." With exasperation he, Musa, replied, He said that the cow was a dark yellow-colored cows-even though this color was very hard to find-and the cow must be pleasing to those who looked at it ". This explanation actually made it more difficult for them, but they are not yet satisfied with the information, and are still asking other questions, as revealed in the next verse.
Surat Al Baqarah ayat 70 surah Al-Baqarah verse 70 :
Ketidakpuasan mereka atas jawaban Nabi Musa diungkapkan dengan
berkata, "Mohonkanlah kepada Tuhanmu untuk kami keterangan lebih lengkap
agar Dia menjelaskan kepada kami secara lebih detail tentang keadaan sapi
betina itu. Yang sedemikian ini karena sesungguhnya sapi itu masih juga belum
begitu jelas bagi kami, dan jika Allah menghendaki dan berkenan memberikan
keterangan selengkapnya, niscaya kami mendapat petunjuk tentang sapi itu,
sehingga kami dapat menemukannya dan melaksanakan perintah dengan tepat seperti
yang dijelaskan."
Their dissatisfaction with the response of the Prophet Moses was
expressed by saying, "Ask your Lord for us to give more complete
information so that He explains to us in more detail about the condition of the
female calf. God willed and pleased to give full information, surely we got
instructions about the cow, so we could find it and carry out the order exactly
as it was explained. "
Surat Al Baqarah ayat 71 surah Al-Baqarah verse 71 :
Karena permintaan-permintaan itu, kemudian Nabi Musa memohon kepada
Allah agar diberi keterangan lanjutan. Dan dia, Musa, kemudian menjawab,"
Dia berfirman dan menerangkan bahwa sapi itu adalah sapi betina yang belum
pernah dipakai untuk membajak tanah dan tidak pula pernah dipergunakan
mengangkut air untuk mengairi tanaman, badannya sehat tidak berpenyakit, dan
tanpa belang." Sesudah itu, kemudian mereka berkata," Sekarang
barulah engkau menerangkan hal yang sebenarnya tentang sapi itu." Lalu
mereka menyembelihnya setelah menemukan sapi dengan ciri-ciri yang dijelaskan,
dan nyaris mereka tidak dapat melaksanakan perintah itu karena sulitnya
menemukan sapi dengan segala ciri yang mereka tanyakan.
Because of these requests, then the Prophet Moses asked God to be given further information. And he, Musa, then replied, "He said and explained that the cow was a female cow that had never been used to plow the soil and had never been used to transport water to irrigate plants, her body was healthy, not diseased, and without stripes." After that, they said, "Now then you will explain the truth about the cow." Then they slaughtered it after finding a cow with the characteristics described, and they were barely able to carry out the order because it was difficult to find a cow with all the features they asked about.
Komentar
Posting Komentar